Pengertian Surat Resign, Cara Membuatnya, dan Contohnya

Pengertian Surat Resign – Dalam kehidupan sehari – hari, ada banyak sekali jenis surat yang mungkin akan kita butuhkan. Salah satunya adalah surat resign ataupun yang sering disebut dengan surat pengunduran diri. Banyak orang yang berpikir jika surat pengunduran diri ini hanya dipergunakan oleh orang – orang yang bekerja. Namun pada kenyataanya tentu saja tidak, karena terbukti banyak orang dari berbagai kalangan yang menggunakan jenis surat yang satu ini.

Jika anda tidak ingin berlama – lama membaca pengertian dari contoh surat resign, maka bisa langsung melihat contoh – contoh suratnya saja di Contoh Surat Resign.

Penggunaan surat pengunduran diri memang paling sering dilakukan oleh para orang yang sudah bekerja. Jadi, mereka akan memberikan surat pengunduran diri kepada atasan masing – masing, ketika ingin berhenti bekerja dari suatu pekerjaan. Selain itu, bagi anak yang sekolah juga bisa menggunakan surat pengunduran diri ini, namun tentunya harus diwakili oleh orang tua dari siswa tersebut.

Dalam sebuah organisasi juga bisa menggunakan surat pengunduran diri, baik dari para pengurusnya maupun dari anggota – anggotanya. Surat ini juga bisa digunakan oleh para mahasiwa yang ingin keluar dari kampus dan berhenti kuliah dari universitas tersebut. Lantas, bagaimana cara menggunakan surat pengunduran diri dan apa tujuan dari surat pengunduran diri tersebut?.

Kegunaanya adalah tentu untuk memberitahukan atasan perihal pengunduran dirinya, agar pihak perusahaan atau tempatnya bekerja bisa mencari pengganti. Jadi, disarankan anda memberikan surat resign beberapa hari sebelum anda benar – benar keluar dan berhenti bekerja disana. Begitu juga ketika anda menjadi seorang pengurus dari suatu organisasi, agar pihak organisasi tersebut bisa mencari pengganti anda nantinya.

Sedangkan untuk para siswa ataupun mahasiswa, tetap bisa memberikan surat resign juga. Salah satu contoh adalah siswa yang ingin resign dari sekolah dan pihak ke sekolah lain. Dengan demikian, maka pihak sekolah pun akan bisa menerbitkan surat pindah ke sekolah yang baru, begitu juga dengan mahasiswa.

Pengertian Surat Resign

Surat merupakan sebuah alat komunikasi resmi yang sangat dipertahankan sampai sekarang, walaupun berkomunikasi merupakan hal yang sangat mudah sekarang ini. Lantas, mengapa penggunaan surat masih tetap dipertahankan?. Semua itu tidak terlepas karena surat memiliki benda fisik dan bisa dijadikan sebagai bukti otentik. Tidak heran jika surat disebut sebagai sebuah alat komunikasi yang resmi dan diakui di seluruh dunia.

Dan tentunya anda pun sudah tidak asing lagi dengan surat resign, yang memang sangat sering digunakan. Jika diartikan secara sederhana, maka Surat Resign merupakan jenis surat resmi yang ditujukan untuk menyatakan pengunduran diri dari suatu pekerjaan, jabatan, keanggotaan organisasi, sekolah, kampus, dan lain – lain. Ada alasan setiap orang untuk mengundurkan diri dan itu tentu saja menjadi hal mereka masing – masing.

Ketika anda menulis surat pengunduran diri, maka sebaiknya jangan lupa untuk memberitahukan alasan anda. Hal tersebut akan memperlihatkan jika anda memang serius dan memperlihatkan attitude yang baik. Hindari juga memberikan alasan yang bisa menyinggung perasaan atasan anda. Penggunaan bahasa juga harus tetap dipertahankan, yakni menggunakan bahasa yang baik, sopan, dan sesuai dengan ejaan yang disempurnakan. Hal ini karena surat pengunduran diri bisa digolongkan sebagai salah satu bentuk surat resmi.

Hal yang tidak kalah penting untuk anda perhatikan adalah waktu pengajuan surat pengunduran diri. Setidaknya anda harus memberikan surat resign 30 hari sebelum anda benar – benar keluar dan berhenti. Hal tersebut diatur pada Pasal 162 UU 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan bahwa surat pengunduran diri ditulis selambat-lambatnya 30 hari. Jadi, anda juga tidak bisa memberikan surat di saat yang bersamaan dengan anda berhenti bekerja.

Bagian Surat Resign

Cara menulis surat resign atau cara menulis surat pengunduran diri tidaklah terlalu susah. Hal yang paling penting adalah anda menggunakan bahasa yang sopan dan sesuai dengan ejaan yang disempurnakan, memberikan alasan pengunduran diri, serta jangan lupa untuk mengucapkan ucapan terimakasih karena sudah diberikan kesempatan untuk bekerja di perusahaan tersebut (khusus untuk orang yang bekerja). Apapun alasan anda untuk keluar dari perusahaan tersebut, namun tentu saja sudah menjadi anugerah bagi anda bisa bekerja disana dan mendapatkan penghasilan.

Nah, jika anda membutuhkan panduan untuk menulis surat resign ataupun panduan untuk menulis surat pengunduran diri, maka beberapa elemen di bawah ini adalah beberapa hal yang harus anda penuhi.

  1. Nama Kota dan Tanggal, bagian ini harus anda tulis tepat pada bagian sudut kanan paling atas. Usahakan juga agar tanggal yang tertera sesuai dengan tanggal anda memberikan surat tersebut. Jadi hindari menulis surat tanggal 1 Juli misalnya, namun memberikannya pada tanggal 5 Juli nanti.
  2. Tujuan, anda juga harus menulis tujuan dari surat yang anda tulis. Jika anda seorang pekerja, maka bisa menujukannya pada direktur atau manager HRD, kepada kepala sekolah untuk para siswa, kepada kepala jurusan untuk para mahasiwa, dan kepada ketua untuk anggota organisasi.
  3. Salam Pembuka, isi juga merupakan hal yang sangat penting, walaupun memang ditulis dengan singkat. Misalnya saja, anda cukup menuliskan Dengan hormat atau Assalamualaikum untuk salam pembuka.
  4. Isi Surat, dalam isi ini anda bisa menjelaskan mengenai data diri anda dan juga alasan pengunduran diri. Beritahukan alasan pengunduran diri dengan sopan dan hindari penggunaan bahasa atau alasan yang berpotensi menyinggung perasaan. Jangan lupa juga untuk menuliskan tanggal efektif anda berhenti bekerja.
  5. Penutup, pada bagian ini anda bisa memberikan ucapan terimakasih karena sudah diberi kesempatan untuk bekerja disana. Jangan lupa juga untuk meminta maaf sekirannya selama bekerja disana anda memiliki salah kepada atasan ataupun kepada rekan – rekan kerja.
  6. Nama dan Tanda Tangan, untuk bagian akhir, anda juga menuliskan hormat saya, lalu menandatangani surat tersebut dan mencantumkan nama.

Degan memperhatikan beberapa elemen penting di atas, maka anda sudah pasti bisa menulis surat resign dengan baik dan benar. Dan tentunya juga anda akan lebih dihargai jika karena berhenti dengan cara yang baik – baik.

Contoh Surat Resign

Ada banyak jenis dan surat resign yang mungkin akan anda butuhkan. Baik itu anda sebagai seorang pekerja, sebagai seorang anggota atau pejabat organisasi, siswa sekolah, sampai dengan mahasiswa. Namun pada umumnya, penulisan dari surat pengunduran diri tersebut sama saja dan tidak memiliki banyak perbedaan. Berikut adalah beberapa jenis surat pengunduran diri yang mungkin berguna untuk anda dan ingin anda gunakan.

  1. Surat Resign PNS
  2. Surat Resign dari Perusahaan Swasta
  3. Surat Resign dengan Alasan Kesehatan
  4. Surat Resign dengan Alasan Keluarga
  5. Surat Resign dengan Alasan Kehamilan
  6. Surat Resign yang Simpel
  7. Surat Resign dengan Alasan Bisnis
  8. Surat Pengunduran diri Karyawan
  9. Surat Pengunduran diri dari Organisasi
  10. Surat Pengunduran diri Resmi
  11. Surat Pengunduran diri dari Hotel
  12. Surat Penguduran diri Bank
  13. Surat Pengunduran diri Karyawan Kontrak
  14. Surat Pengunduran diri dari Organisasi Kampus
  15. Surat Pengunduran diri dari Sekolah.

Jadi, ada banyak sekali contoh – contoh surat pengunduran diri yang mungkin bisa anda gunakan. Walaupun memang tujuannya mungkin berbeda – beda, baik untuk perusahaan, organisasi, sekolah, kampus, namun kegunaanya tetap satu, yakni untuk memberitahukan pengunduran secara resmi dan sopan. Walaupun anda memungkinkan untuk keluar dan berhenti begitu saja tanpa pemberitahuan, namun tetap sangat disarankan untuk memberikan surat resign terlebih dahulu.