Pengertian Surat Keterangan Kerja, Cara Membuatnya, dan Contohnya

Pengertian Surat Keterangan Kerja – Ada banyak jenis jenis surat yang sampai saat ini masih seringkali dipergunakan oleh perseorangan. Namun pada umumnya, surat tersebut merupakan surat yang resmi dan memang dipergunakan untuk keperluan yang resmi. Salah satu yang sering kita jumpai adalah surat keterangan, dimana juga masih memiliki banyak jenis, mengenai hal apa yang diterangkan pada surat tersebut.

Jika anda tidak ingin berlama lama untuk membaca penjelasan ini dan hanya fokus untuk mencari contoh contohnya saja, maka anda bisa membacanya pada Contoh Surat Keterangan Kerja.

Untuk anda yang sudah bekerja, maka mungkin sudah tidak asing lagi dengan jenis surat keterangan yang satu ini, yakni surat keterangan kerja. Keterangan kerja ini bisa diterbitkan oleh atasan dimana anda bekerja, baik itu pimpinan perusahaan maupun pimpinan instansi perusahaan. Dan tujuan dari penerbitan surat ini ada berbagai macam. Namun satu hal yang pasti adalah tujuannya pasti untuk tujuan resmi kepada pihak lain.

Lantas, kapan anda akan membutuhkan surat keterangan kerja?. Ada banyak situasi yang mungkin mewajibkan anda untuk memegang atau memiliki surat ini, salah satunya adalah ketika anda ingin mengajukan program KPR. Program ini adalah program Kredit Kepemilikan Rumah, dimana anda akan mencicil rumah dalam waktu periode tertentu setiap bulannya. Jadi, anda memiliki kewajiban untuk membayar cicilan rumah, dan itu tentu bukan hal yang mudah.

Pihak pemberi kredit pun harus bisa memastikan terlebih dahulu mengenai kesanggupan anda untuk membayar cicilan tersebut. Maka dari itu, anda akan diminta untuk membawa surat keterangan kerja yang ditanda tangani oleh atasan, dimana anda bekerja.

Pengertian Surat Keterangan Kerja

Keterangan adalah kelompok kata yang berguna untuk menjelaskan seseorang atau mengenai sesuatu hal. Sementara keterangan kerja adalah penjelasan mengenai pekerjaan seseorang secara resmi, yang bisa dipergunakan untuk mempermudah urusan orang yang dimaksud dalam surat tersebut.

Ya, tujuan surat keterangan kerja adalah untuk mempermudah anda dalam mengurus sesuatu hal. Ketika anda ingin membeli mobil dengan metode pembayaran cicilan, pihak pemberi kredit akan meminta keterangan kerja dari anda. Dan surat tersebut akan memudahkan anda untuk memenuhi keinginan anda, yakni untuk membeli mobil secara kredit.

Surat Keterangan Kerja adalah surat yang berisikan penjelasan mengenai pekerjaan seseorang secara resmi dan bisa dipergunakan untuk kepentingan pribadi. Walaupun surat ini memang dibutuhkan oleh perseorangan, namun tujuannya pasti untuk keperluan resmi. Dan walaupun diterbitkan oleh suatu badan usaha atau instansi, namun penggunaanya hanya untuk perseorangan saja.

Dengan memiliki pekerjaan tetap, maka tentu anda sudah memiliki penghasilan tetap setiap bulannya. Hal tersebutlah nantinya yang akan memudahkan anda untuk mengurus suatu keperluan. Bukan hanya untuk keperluan KPR atau kredit mobil, namun surat ini juga bisa anda gunakan untuk keperluan meminjam uang ke suatu bank, mengurus visa, meminta perubahan jadwal kuliah, dan sebagainya.

Bagian Bagian Surat Keterangan Kerja

Surat keterangan kerja merupakan salah satu bentuk surat resmi, dimana anda harus menggunakan bahasa yang baik dan sopan. Namun bukan hanya itu saja, anda juga harus memperhatikan struktur surat keterangan kerja, agar bisa menulis surat ini dengan baik dan benar. Struktur yang ditulis secara sistematis akan memudahkan seseoran mengetahui makna dan tujuan dari surat tersebut.

Maka dari itu, berikut adalah beberapa bagian atau struktur surat keterangan kerja yang harus anda lengkapi.

  1. Kop Surat, merupakan kop surat dari badan usaha atau instansi pemerintahan yang mengeluarkan surat tersebut. Dengan kata lain, kop surat ini merupaka kop surat dari instansi, perusahaan, atau sekolah dimana anda bekerja.
  2. Tulisan Surat Keterangan Kerja, tulisan ini diposisikan tepat di bawah kop surat dan berada di bagian tengah.
  3. Nomor Surat, merupakan penomoran berurut dan sistematis dari pihak yang menerbitkan surat. Diposisikan tepat di bagian bawah tulisan surat keterangan kerja.
  4. Kalimat Pembuka, biasanya berisikan kalimat Saya yang bertanda tangan di bawah ini.
  5. Isi Surat, merupakan bagian terpenting dan inti dari surat tersebut. Bagian ini bisa berisikan mengenai identitas orang yang menerangkan dan identitas orang yang diterangkan atau orang yang memiliki pekerjaan. Pada bagian ini, anda juga bisa menambahkan informasi mengenai penghasilan atau gaji dari orang yang diterangkan, jabatan dari orang yang diterangkan, dan juga keperluan dari surat tersebut.
  6. Kalimat Penutup, merupakan penguatan jika surat tersebut sudah dibuat dengan sebenarnya dan tanpa paksaan dari pihak manapun juga.
  7. Nama Kota dan Tanggal, merupakan nama kota dimana surat tersebut diterbitkan dan tanggal dari penerbitan surat tersebut.
  8. Nama dan Tanda Tangan, merupakan nama dan tanda tangan pimpinan ataupun pejabat yang ditunjuk oleh pimpinan.
  9. Stempel, merupakan stempel resmi dari perusahaan dan instansi yang mengeluarkan surat keterangan tersebut.

Contoh Surat Keterangan Kerja

Untuk anda yang sudah bekerja dan bertugas menangani urusan surat menyurat, mungkin harus berhadapan dengan banyak jenis surat keterangan. Sementara untuk anda yang masih sekolah atau kuliah dan mendapat tugas untuk menulis surat keterangan kerja, mungkin juga harus memiliki banyak contoh surat keterangan sebagai bahan referensi.

Maka dari itu, berikut di bawah ini adalah jenis jenis surat keterangan kerja yang mungkin bisa anda jadikan bahan referensi dan bahan inspirasi.

  1. Keterangan Kerja untuk Visa
  2. Keterangan Kerja untuk Bank
  3. Keterangan Kerja untuk Kuliah
  4. Keterangan Kerja untuk KPR
  5. Keterangan Kerja dan Rincian Penghasilan.

Mungkin masih ada beberapa keterangan kerja lainnya yang bisa anda manfaatkan dan anda kembangkan menjadi sebuah surat. Namun beberapa contoh di atas sudah bisa anda kembangkan dan anda jadikan menjadi sebuah surat keterangan kerja yang baik dan benar.