Pengertian Surat Keterangan, Cara Membuatnya, dan Contohnya

Pengertian Surat Keterangan – Ada banyak hal yang mungkin butuh diterangkan dalam kehidupan sehari – hari kita. Baik itu mengenai pekerjaan kita, mengenai penghasilan kita, mengenai pengalaman kerja, mengenai domisili, kondisi kesehatan, dan berbagai hal lainnya. Dan keterangan ini biasanya dibutuhkan oleh seseorang atau perseorangan, namun dipergunakan untuk keperluan resmi.

Jika anda tidak ingin berlama lama membaca mengenai penjelasan ini, dan ingin langsung membaca mengenai contoh contohnya saja, maka anda bisa membacanya pada Contoh Surat Keterangan.

Jenis surat yang satu ini biasanya diterbitkan oleh seorang pejabat instansi, pejabat perusahaan, pejabat desa atau kelurahan, maupun pimpinan lembaga lainnya. Isinya adalah menerangkan seseorang atau sesuatu hal yang berada di dalam wewenangnya. Dan memberikan keterangan juga harus memperhatikan banyak hal, salah satunya keabsahan dari keterangan tersebut. Seseorang tidak bisa memberikan keterangan palsu, hanya demi kepentingan semata saja.

Mengapa demikian?. Sebab surat keterangan pasti dipergunakan untuk kepentingan resmi. Dengan memberikan keterangan, maka berarti anda sudah berani mempertanggung jawabkan isi dari surat tersebut. Berarti anda pun sudah siap dituntut jika ternyata memberikan keterangan palsu hanya demi kepentingan semata. Baik itu untuk kepentingan pribadi anda maupun untuk kepentingan orang yang anda terangkan.

Menulis surat keterangan pun tidaklah jauh berbeda dengan menulis jenis jenis surat resmi lainnya. Dan hal yang pasti adalah memiliki kop surat dan menggunakan bahasa yang resmi. Untuk kop surat sendiri harus menggunakan kop surat pihak dari penerbit surat tersebut, seperti kop surat perusahaan, instansi, rumah sakit, lembaga pendidikan sekolah, dan lain sebagainya.

Pengertian Surat Keterangan

Keterangan merupakan kelompok kata yang dipergunakan untk menjelaskan mengenai sesuatu hal. Jadi jika kita berbicara mengenai keterangan penghasilan, maka disana akan ada banyak informasi. Berbagai informasi yang terkandung di dalamnya adalah identitas dan jabatan pemberi keterangan, identitas orang yang diterangkan, detail pekerjaan dan juga rincian dan jumlah penghasilan seseorang tersebut.

Salah satu contoh kecil adalah surat keterangan penghasilan untuk karyawan. Ketika seseorang karyawan ingin membeli mobil dengan cara cicilan atau kredit, maka pihak pemberi kredit harus mengkalkulasi terlebih dahulu kemampuan karyawan tersebut dalam membayar cicilan. Maka dari itu, anda bisa meminta surat keterangan penghasilan dari atasan, tempat dimana anda bekerja. Surat tersebut kemudian anda serahkan kepada pihak pemberi kredit.

Pihak pemberi kredit pun akan mengkalkukasi kemampuan keuangan anda untuk membayar cicilan tersebut. Jika keuangan anda mencukupi, maka pembelian anda akan disetujui. Namun jika keuangan anda ternyata kurang memadai, maka bukan tidak mungkin jika pembelian secara kredit yang anda ajukan akan ditolak.

Dari berbagai penjelasan di atas bisa kita simpulkan, bahwa Surat Keterangan adalah surat resmi yang isinya untuk menerangkan mengenai seseorang atau sesuatu hal untuk suatu keperluan resmi. Ya, walaupun surat ini dipergunakan oleh seseorang, namun peruntukannya pasti untuk kepentingan resmi.

Bagian Bagian Surat Keterangan

Ketika ingin menulis surat keterangan, maka anda harus memperhatikan penggunaan bahasa yang baik dan benar. Namun bukan hanya itu saja, karena ada hal lain yang harus anda perhatikan. Salah satu yang harus anda cermati adalah struktur surat keterangan atau bagian bagian dalam penulisannya. Dengan struktur surat yang tersusun secara sistematis, maka isi dari surat tersebut akan lebih mudah untuk diketahui. Berikut di bawah ini adalah unsur unsur atau struktur surat keterangan yang harus anda lengkapi ketika ingin menulis surat keterangan.

  1. Kop Surat, merupakan kop surat dari pihak penerbit surat. Dalam hal ini bisa berupa kop surat perusahaan, kop surat instansi pemerintahan, kop surat sekolah, dan kop surat dari berbagai lembaga lainnya.
  2. Tulisan SURAT KETERANGAN, merupakan tulisan yang ditempatkan di bawah kop surat dan diposisikan tepat di bagian tengah. Dua kata ini juga harus ditulis dengan semua huruf kapital. Anda pun bisa menambahkan sedikit topik atau inti dari apa yang ingin dijelaskan, seperti penghasilan, sehat, kerja, dan lain sebagainya mengenai hal yang diterangkan dalam surat tersebut.
  3. Nomor Surat, merupakan penomoran berurut dan sistematis dari pihak penerbit surat. Untuk bagian ini masih ditempatkan tepat di bagian tengah dan berada di bawah tulisan surat keterangan.
  4. Kalimat Pambuka, biasanya berisikan kalimat, Saya yang bertanda tangan di bawah ini, dan selanjutnya.
  5. Isi Surat, berisikan beberapa informasi penting mengenai hal yang diterangkan. Informasi tersebut adalah berupa identitas pemberi keterangan, identitas orang yang diterangkan, dan juga hal hal lain yang diterangkan, seperti penghasilan, pekerjaan, dan hal lain sebagainya.
  6. Kalimat Penutup, berisikan kalimat penguatan jika keterangan yang diberikan adalah hal yang sebenarnya dan sesuai dengan fakta, serta harapan agar surat tersebut bisa dipergunakan sebagaimana mestinya.
  7. Nama Kota dan Tanggal, merupakan nama kota dimana surat itu diterbitkan beserta tanggal penerbitan surat tersebut.
  8. Nama dan Tanda Tangan, merupakan nama dan tanda tangan dari pejabat atau pimpinan dari perusahaan, instansi, maupun sekolah, atau juga bisa berupa nama dan tanda tangan yang sudah ditunjuk oleh pimpinan.
  9. Stempel, berguna sebgai penguat identitas dari penerbit surat tersebut dan berguna juga sebagai penguat keabsahan dari keterangan pada surat tersebut.

Contoh Surat Keterangan

Ada banyak jenis surat keterangan yang seringkali kita jumpai pada lingkungan sekolah, lingkungan pekerjaan, lingkungan bermasyarakat, dan sebagainya. Untuk yang sudah berkerja dan bertugas menangani urusan surat menyurat, mungkin sudah terbiasa menulis jenis surat yang satu ini. Dan untuk anda yang masih sekolah atau kuliah dan mendapat tugas untuk menulis surat keterangan, maka mungkin masih membutuhkan beberapa inspirasi dan bahan referensi untuk bisa menulis surat dengan baik.

Nah, berikut di bawah ini adalah jenis jenis dan contoh surat keterangan yang mungkin akan berguna sebagai bahan inspirasi untuk anda sekalian.

  1. Keterangan Penghasilan
  2. Keterangan Penghasilan Orang Tua
  3. Keterangan Sekolah
  4. Keterangan Kerja
  5. Keterangan Kerja untuk KPR
  6. Keterangan Resmi
  7. Keterangan Dinas
  8. Keterangan Pengalaman Kerja
  9. Keterangan Sehat
  10. Keterangan Sakit

Mungkin masih ada beberapa jenis surat keterangan lainnya yang masih belum tercantum di atas. Namun beberapa contoh tersebut setidaknya sudah bisa memberikan gambaran untuk anda sekalian mengenai jenis jenis dari surat ini. Beberapa jenis dari atas bisa anda pilih dan kemudian anda kembangkan menjadi sebuah surat keterangan yang baik dan benar.