Pengertian Surat Pernyataan, Cara Membuatnya, dan Contohnya

Pengertian Surat Pernyataan – Seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi, sekarang ini penggunaan surat memang sudah semakin menurun. Namun masih ada beberapa surat yang sering kita butuhkan dan kita pergunakan pada berbagai keperluan. Surat – surat seperti ini biasanya kita butuhkan ketika ingin mengurus sesuatu hal yang resmi ataupun dengan tujuan yang resmi. Sementara untuk penggunaan komunikasi pribadi atau perseorangan, bisa dikatakan jika penggunaan surat sudah tidak kita temukan lagi.

Jika anda tidak ingin berlama – lama membaca pengertian dari contoh surat pernyataan, bagian – bagian dan jenisnya, maka bisa langsung melihat contoh – contoh suratnya saja pada Contoh Surat Pernyataan.

Salah satu contoh surat yang mungkin sering anda butuhkan adalah surat pernyataan. Ya, surat ini merupakan salah satu surat yang sering dipergunakan oleh kebanyakan orang, untuk menyatakan sesuatu hal mengenai diri sendiri, seperti surat pernyataan kesanggupan, maupun mengenai orang lain. Jadi jangan berpikir kalau surat ini hanya digunakan untuk menyatakan mengenai diri sendiri saja.

Karena digunakan untuk kepentingan resmi, maka tentu saja penulisan dari surat pernyataan ini harus menggunakan bahasa yang sopan dan sesuai dengan ejaan yang disempurnakan. Bukan hanya itu, anda juga tidak bisa asal – asalan menulis pernyataan yang anda berikan. Jadi, anda harus menulis pernyataan yang memang benar – benar sesuai dengan kenyataan dan fakta. Jika tidak, maka anda bisa saja dikenakan hukuman karena sudah memberikan pernyataan yang salah.

Nah, setelah selesai menulis sebuah surat biasanya penulis akan mencantumkan tanda tangan di bagian bawah. Namun khusus untuk jenis surat yang satu ini, anda juga harus menggunakan materai. Jadi, pernyataan yang anda berikan benar – benar memiliki kekuatan hukum dan bisa digunakan sebagai bukti otentik jika ternyata di kemudian hari terbongkar suatu kebohongan dari pernyataan yang anda berikan.

Pengertian Surat Pernyataan

Jika kita analisa dengan sederhana, surat pernyataan ini bisa dikatakan sebagai media yang digunakan untuk memberikan pernyataan, baik itu pernyataan mengenai diri sendiri, maupun pernyataan mengenai orang lain. Dengan demikian, bisa disimpulkan jika Surat Pernyataan adalah surat yang ditulis oleh seseorang yang berisi pernyataan dirinya sendiri maupun untuk menerangkan mengenai orang lain.

Banyak orang berpikir jika surat ini hanya menyatakan jika seseorang itu tidak pernah melakukan sesuatu. Beberapa di antaranya adalah pernyataan tidak pernah melakukan tindak pidana sehingga diproses secara hukum, pernyataan tidak pernah menikah, pernyataan tidak pernah mengonsumsi narkoba, dan lain – lain. Namun pernyataan jauh lebih luas dari pada sekedar pernyataan seperti itu. Kenapa demikian?, sebab masih banyak jenis – jenis pernyataan yang bisa anda berikan.

Salah satu contohnya adalah pernyataan kesanggupan untuk bekerja, pernyataan kesanggupan untuk tidak menikah selama kontrak kerja, pernyataan penyesalan atas suatu kesalahan yang dilakukan, dan lain sebagainya. Jadi, pernyataan ini tidak hanya berisikan pernyataan dimana seseorang tidak pernah melakukan sesuatu seperti yang sudah saya jelaskan di atas.

Nah, menulis surat pernyataan juga harus dengan hati – hati dan memberikan keterangan yang sesuai dengan fakta. Salah satu contoh adalah ketika anda ingin melamar pekerjaan. Namun pihak perusahaan meminta anda untuk membuat surat pernyataan tidak pernah mengonsumsi narkoba. Dan jika suatu saat anda ketahuan ternyata sudah pernah mengonsumsi narkoba, pihak perusahaan sudah memiliki bukti untuk memberikan hukuman kepada anda, yakni pernyataan yang anda tanda tangani tadi.

Bagian – Bagian Surat Pernyataan

Lantas, bagaimana caranya menulis surat pernyataan?. Sebenarnya tidak susah, karena anda cukup memberikan pernyataan yang sesuai dengan fakta. Misalnya ketika anda diminta membuat pernyataan belum menikah, maka nyatakan saja jika anda belum pernah menikah dengan menggunakan bahasa yang sopan. Namun jika seandainya anda sudah menikah, maka sebaiknya jangan pernah menulis pernyataan belum pernah menikah, karena bisa menimbulkan masalah di kemudian hari.

Namun mungkin bagi anda yang belum pernah menulis surat pernyataan, harus membutuhkan referensi untuk menulisnya. Baik itu mungkin karena memang sedang membutuhkan surat ini ataupun karena mendapat tugas dari sekolah dan kampus. Maka berikut beberapa bagian yang harus anda perhatikan ketika menulis surat pernyataan.

  1. Kop Surat, pada bagian ini anda cukup menuliskan SURAT PERNYATAAN  . . . . . . . . .  . . . . . . .. Untuk bagian yang kosong isi saja dengan topik dari pernyataan yang anda buat.
  2. Nama Kota dan Tanggal, sebagaimana biasanya setiap surat tentu saja harus dilengkapi dengan nama kota dan tanggal penandatanganan surat tersebut.
  3. Kalimat Pembuka, pada umumnya berisikan kata, Saya yang bertanda tangan di bawah ini.
  4. Isi Surat, berisikan mengenai informasi data diri anda (nama, NIK, alamat, tempat/tgl lahir, dsbg) dan juga isi dari pernyataan yang anda berikan. Anda juga bisa menyebutkan tujuan dari surat tersebut, misalnya : sebagai persyaratan untuk bekerja di Perusahaan . . . . . . . .
  5. Kalimat Penutup, pada bagian ini anda bisa menulis jika surat pernyataan tersebut anda tulis dalam keadaan sehat jasamani, tanpa tekanan dari pihak manapun, dan juga bersedia menerima konsekuensi jika ternyata di kemudian hari terdapat kebohongan pada pernyataan yang anda berikan.
  6. Nama dan Tanda Tangan, cukup tuliskan nama anda dan tanda tangani surat tersebut.
  7. Materai, anda juga tidak boleh melupakan satu hal ini, karena materai berguna sebagai penguat dari pernyataan yang sudah anda berikan.

Contoh Surat Pernyataan

Ada banyak jenis dan contoh surat pernyataan yang mungkin akan anda butuhkan. Baik itu dikarenakan memang sedang membutuhkan surat ini untuk diri sendiri, maupun karena mendapat tugas dari sekolah atau kampus. Nah, sebagai bahan referensi untuk anda, maka di bawah ini ada beberapa jenis surat pernyataan yang bisa anda kembangkan menjadi sebuah surat pernyataan.

  1. Pernyataan Kesanggupan Kerja
  2. Pernyataan Memiliki Pekerjaan
  3. Pernyataan Bebas Narkoba
  4. Surat Pernyataan Orang Tua
  5. Pernyataan Hutang
  6. Pernyataan Penyesalan
  7. Pernyataan Belum Menikah
  8. Pernyataan Penghasilan Orang Tua
  9. Pernyataan Pengunduran Diri
  10. Pernyataan Sikap
  11. Pernyataan Kehilangan.

Memang harus diakui jika menulis surat pernyataan bukanlah hal yang terlalu sulit untuk dilakukan. Namun sangat penting anda perhatikan agar tidak pernah memberikan pernyataan yang palsu atau tidak sesuai dengan kenyataan. Bukan tidak mungkin anda harus berhadapan dengan proses hukum jika ternyata pernyataan yang anda berikan terdapat kebohongan di kemudian hari.