Pengertian Surat Pesanan Barang, Cara Membuatnya, dan Contohnya

Pengertian Surat Pesanan Barang – Pada zaman yang canggih sekarang ini, masih ada banyak jenis dan contoh surat yang seringkali digunakan. Ya, walaupun sudah jarang digunakan untuk komunikasi pribadi, namun tidak dengan berbagai kebutuhan komunikasi resmi. Surat pesanan barang adalah salah satu jenis surat yang seringkali dipergunakan untuk keperluan membeli suatu barang atau produk dari pihak lain.

Jika anda tidak ingin berlama lama membaca mengenai penjelasan ini dan ingin langsung membaca mengenai contoh contohnya saja, maka anda bisa membacanya pada Contoh Surat Pesanan Barang.

Berbicara mengenai surat pesanan barang, tentu banyak yang langsung berpikir jika ini merupakan salah satu surat yang seringkali dipergunakan oleh para perusahaan. Hal tersebut memang benar adanya, dimana penggunaan surat ini didominasi oleh badan badan usaha yang memang berfokus pada penjualan barang atau produk. Jadi tidak heran jika surat ini termasuk ke dalam salah satu jenis surat niaga.

Namun jika kita melihat lebih jauh, maka sebenarnya jenis surat yang satu ini bisa digunakan oleh pihak mana saja yang membutuhkan suatu barang atau produk. Hal ini berarti jika surat ini bisa dipergunakan oleh pihak instansi pemerintahan, lembaga lembaga seperti sekolah, dan juga berbagai pihak lainnya. Jadi, penggunaan surat ini tidak terbatas hanya pada kalangan perusahaan saja.

Adapun tujuan surat pesanan barang adalah untuk memesan barang dari pihak supplier atau dari pihak penyedia barang. Jadi, ketika anda membutuhkan barang tertentu, anda bisa mengirimkan surat ini sebagai bentuk pesanan anda dan untuk menghindari kesalahan barang. Karena jika memesan barang melalui komunikasi telepon, bukan tidak mungkin terjadi miss communication dan akhirnya terjadi kesalahan pengiriman barang.

Pengertian Surat Pesanan Barang

Pemesanan barang merupakan suatu proses untuk memesan atau mengorder barang dari pihak supplier atau pihak penyedia barang. Hal ini dilakukan ketika suatu badan usaha atau suatu kelompok membutuhkan barang. Barang yang dibutuhkan tersebut merupakan barang yang akan dipergunakan sendiri ataupun barang yang akan dijual kembali untuk memperoleh keuntungan.

Pada surat pesanan barang ini anda bisa mencantumkan mengenai detail dan jenis barang yang anda butuhkan. Selain itu, anda juga harus mencantumkan jumlah barang setiap jenisnya. Disinilah letak keunggulan penggunaan surat ketika anda ingin memesan barang dari pihak lain. Dengan surat ini, kesalahan barang tentu akan sangat mampu diminimalisir dengan baik.

Surat Pesanan Barang adalah surat yang dibuat oleh calon pembeli kepada pihak penjual yang berisi pemesanan atas pembelian barang barang tertentu. Surat ini harus ditulis dengan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti, sopan, dan sesuai dengan ejaan yang disempurnakan. Surat pesanan barang ini juga merupakan salah satu contoh surat niaga yang paling sering digunakan oleh para pelaku badan usaha.

Memang ada banyak contoh surat yang sering dipergunakan oleh para pelaku badan usaha ataupun para pihak perusahaan. Semua jenis jenis surat niaga yang dipergunakan tersebut pada umumnya juga berguna untuk mempererat kerjasama antar pihak perusahaan. Dengan kerjasama yang baik, maka keuntungan yang didapatkan juga tentu akan semakin tinggi.

Bagian Bagian Surat Pesanan Barang

Menulis surat pesanan barang tidaklah jauh berbeda dari penulisan surat resmi lainnya ataupun dari penulisan surat niaga lainnya. Selain harus memperhatikan penulisan dan bahasa yang digunakan, anda pun harus memperhatikan unsur unsur surat pesanan barang. Unsur unsur atau bagian bagian surat yang disusun secara sistematis akan membuat surat lebih mudah dibaca dan dimengerti.

Untuk anda yang ingin menulis surat pemesanan barang, berikut adalah unsur unsur atau bagian bagian surat pemesanan barang yang harus anda lengkapi.

  1. Kop Surat, merupakan kop surat dari anda sebagai calon pembeli, baik itu perusahaan, instansi pemerintahan, lembaga, maupun suatu organisasi.
  2. Nama Kota dan Tanggal, merupakan nama kota dimana surat tersebut diterbitkan dan tanggal dari penerbitan surat tersebut.
  3. Nomor Surat, merupakan penomoran surat berurut dari suatu badan usaha ataupun kelompok lainnya.
  4. Perihal, merupakan inti singkat dari isi surat yang anda kirimkan. Untuk bagian ini bisa anda isi dengan kalimat Pesanan Barang, dilanjut dengan jenis barang yang ingin anda pesan.
  5. Lampiran, merupakan berkas yang dilampirkan pada surat. Jika anda tidak melampirkan berkas apapun, maka tidak perlu mengisi bagian lampiran surat.
  6. Tujuan, merupakan pihak yang anda tuju pada surat tersebut. Dalam hal ini, pihak tujuan adalah pihak supplier atau penyedia barang yang ingin anda beli.
  7. Salam Pembuka, merupakan ucapan salam sebelum memasuki bagian isi surat. Pada bagian ini anda bisa menulis Dengan hormat, yang memang paling sering digunakan.
  8. Isi Surat, merupakan bagian terpenting pada setiap surat. Pada bagian ini anda bisa menyebutkan mengenai barang yang ingin anda beli beserta jumlahnya. Anda pun bisa mencantumkan mengenai tata cara pembayaran yang akan anda lakukan atas pembelian barang barang tersebut.
  9. Salam Penutup, merupakan ucapan terimakasih dan harapan agar pesanan anda segera diproses dan segera dikirimkan jika anda berada pada kota yang berbeda dengan pihak supplier.
  10. Nama dan Tanda Tangan, merupakan nama dan tanda tangan pimpinan ataupun pejabat/staff yang ditunjuk oleh pimpinan untuk menanda tangani surat tersebut.

Contoh Surat Pesanan Barang

Ada banyak jenis dan contoh surat pemesanan barang yang seringkali dipergunakan. Namun yang paling banyak kita temui adalah surat pesanan barang yang dipergunakan oleh para pelaku badan usaha. Mereka membeli barang, lalu kemudian menjualnya kembali dengan harga yang lebih mahal daripada harga pembelian mereka. Hal ini bertujuan agar mereka mendapatkan keuntungan dari barang tersebut.

Berikut adalah jenis jenis surat pesanan barang yang sering dipergunakan.

  1. Contoh Surat Pemesanan Barang Elektronik
  2. Contoh Surat Pemesanan Barang Pemerintah
  3. Contoh Surat Pemesanan Barang Dalam Bahasa Inggris
  4. Contoh Surat Pemesanan Barang ATK
  5. Contoh Surat Pemesanan Barang Semi Block Style
  6. Contoh Surat Pemesanan Barang Full Block Style
  7. Contoh Surat Pemesanan Barang Sembako
  8. Contoh Surat Pemesanan Barang Furniture
  9. Contoh Surat Pemesanan Barang Berdasarkan Iklan
  10. Contoh Surat Pemesanan Barang Berdasarkan Inisiatif Sendiri

Jadi ada banyak jenis surat pesanan barang yang bisa kita temukan dalam lingkungan pekerjaan. Mungkin saja masih ada jenis jenis surat pemesanan barang lainnya yang tidak tercantum di atas. Namun beberapa contoh di atas merupakan contoh contoh surat pesanan barang yang paling sering dipergunakan.